R2B (Return to Base)

Return to Base yang biasa disingkat R2B menceritakan sedikit kisah Kapten Tae Hun yang diperankan aktor bertalenta Rain. Pilot pesawat tempur Korea Selatan ini terkenal dengan aksi manuvactur-manuvacturnya yang berbahaya, karena itu ia dipindah tugaskan ke Fighter Wing 2.

Ada tiga adegan yang paling mengharukan di paruh akhir film ini. Pertama, saat Dae Seo akan segera menikah dan berencana berhenti menjadi pilot, ia justru memutuskan ikut bertempur demi membantu anggotanya, dan naas maut pun menjemputnya. Kedua, di saat misi penyelamatan Letnan Ji Seok-hyeon yang tidak disetujui Amerika karena memicu perang antara Korsel dan Korut harus tetap dilaksanakan demi menyelamatkan anggota mereka yang jatuh diperbatasan. Ketiga, ketika Kapten Tae Hun berhasil selamat setelah pesawatnya tenggelam, sentak kedatangan pilot yang mampu melaksanakan misi dengan sukses ini mendapat sambutan dari semua tim Fighter Wing 2, termasuk Sersan Yu se-yeong, mekanis yang menjadi lawan main Tae Hun.

Selain para aktor dan aktris yang berhasil memerankan tokoh dengan baik, saya juga mengacungi jempol pada animatornya karena animasi manuvactur- manuvactur pesawat tempur yang dibuat terlihat sangat natural dan menegangkan. Selain itu, kameramen juga sangat bagus dalam mengambil gambar setiap adegan yang ada.

Namun karena jalan cerita yang dibuat sangat singkat, R2B kurang memberi kesan mendalam bagi penonton. Bahkan beberapa adegan, penggambaran ceritanya sedikit tanggung dan kurang menyentuh. Walau demikian, R2B mampu membuka cakrawala kita tentang tentara dirgantara Korea Selatan yang disiplin dan selalu bertanggung jawab dalam semua tugas yang diperintahkan.

R2B juga mengajarkan kita bagaimana bersikap layaknya seorang perajurit, dimana tak satupun ada permainan dalam sebuah pertempuran karena nyawalah taruhannya. Dan kita harus menyelamat keselamatan warga diatas keselamatan kita sendiri. Juga bagaimana seorang atasan harus mempertimbangkan keselamatan bawahannya, jangan sampai terprovokasi orang lain yang memfaatkan kita. Begitu pula bawahan yang harus menuruti instruksi atasannya, jangan sampai keegoisan kita mengalahkan peraturan yang berlaku.

B.A.P One Shot

Masih dengan genre popdance seperi biasanya, BAP menawarkan MV yang sangat berani dalam lagunya yang berjudul "One Shot"dengan tema film aksi, dengan banyak adegan kekerasan dan suara-suara peluru yang mendebarkan. 

Diceritakan seorang  anggota dari kelompok mavia BAP yang dikepalai Yongguk disandra oleh kelompok mavia lain dan dipukul sampai babak belur. Kelompok mavia BAP harus membayar sepuluh juta dolar untuk membebaskan anggota mereka yang diperankan oleh Youngjae. Setelah merancang strategi, kedua kelompok mavia itu bertemu disebuah lorong kereta api bawah tanah. Tapi naas setelah menyerahkan uang yang diminta, tiba-tiba musuh menembak Youngjae dari belakang. Merasa dikhianati, Yongguk ganti menembak kubu musuh dan akhirnya mereka pun saling menembak, sampai tak ada seorangpun yang tersisa. Adegan ini sangat seru dan mendebarkan.

Satu poin penting yang dapat kita ambil adalah sesama sahabat itu harus saling melindungi. Disaat sahabat kita dalam bahaya kita jangan sampai takut untuk menolongnya. Karena itulah sahabat “bahagia sama-sama, sedihpun juga sama-sama”. Namun karena  MV ini penuh adegan berbahaya, jadi tidak baik bila ditonton anak-anak dibawah umur.

Yang saya suka dari MV ini, ternyata cerita tidak berakhir demikian karena sebenarnyaYoungjae adalah anggota polisi yang menyamar dan berhasil menyusup ke dalam kelompok mavia BAP. Dia berhasil menjebak Yongguk dan semua anggota kelompoknya dengan berpura-pura dipukuli kelompok mavia yang dibuat Youngjae sendiri. Dan tiba-tiba mereka semua dikepung lalu ditangkap ditempat itu pula.

God of Study



Alasan drama  “God of Study” ini sangat edukatif karena menceritakan perjuangan 5 pelajar yang beruntung masuk universitas terfavorit di Korea. Sebuah mimpi yang hampir tidak akan terwujud, mengingat mereka berasal dari sekolah yang dianggap sebelahmata. Perolehan nilai akademik yang sangat mengecewakan dan perilaku yang tidak karu-karuan, itulah gambaran siswa SMA Byung Moon. Separuh dari siswanyapun tidak lulus ujian akhir. Dan jumlah siswa yang mendaftar semakin berkurang setiap tahun. Karena begitu buruk reputasi sekolah ini, maka banyak orang memanggilnya dengan “sekolah toilet”. Melihat kondisi yang memprihatinkan ini Wang Bong Group berencana membelinya dan akan menyulapnya menjadi kawasan apartement mewah. Rencana inipun disambut baik oleh Jang Mari, kepala sekolah SMA Byung Moon. Bahkan banyak guru-guru yang sudah ancang-ancang mencari pekerjaan lain.

Tapi rencana itu akan dipersulit setelah datangnya Kang Seok Ho. Dengan begitu banyak latar belakang dimasa lalu sebagai bekas siswa SMA Byung Moon, pengacara yang sebenarnya ditugaskan untuk merealisasikan rencana itu, tiba-tiba justru bertekad untuk mepertahankan SMA yang hampir mati itu. Dengan membuat perjanjian yang berisi jika Pengacara Kang memasukkan minimal 5 siswa ke Universitas Chun Ha, maka sekolah tidak jadi ditutup. Kemudian  pengacara Kang berinisiatif membuka kelas khusus masuk Universitas Chun Ha. Untunglah siswa yang tertarik mencapai batas minimal, mereka adalah Baek Hyun, Pulip, Hyunjung, Chan Do, dan Bong Goo. 

Dengan bantuan Hang Soo Jung sebagai wali kelas dan mendatangkan guru-guru yang hebat namun lebih tepat dikatakan “aneh”, pengacara Kang dapat membuat metode pengajaran yang efektif. Pengajaran yang tidak melulu ceramah di depan kelas, tapi juga harus ada media hiburan agar para murid tertarik dan tidak jenuh dalam belajar. Juga perlunya “punishment” bagi murid yang kesulitan memahami pelajaran, walaupun terkesan memaksa namun dapat memacu siswa giat belajar karena tidak mau mendapat hukuman lagi. Hal ini terbukti dari grafik nilai Try Out murid-murid kelas khusus yang semakin naik dengan pesatnya. 

Sebenarnya tantangan mereka bukan hanya menaklukkan soal-soal matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Korea, dan sains saja, tapi juga diimbuhi soal keluarga, ekonomi, dan pergaulan remaja yang sering kita temui di kehidupan sehari-hari. 

Walaupun banyak halangan yang mengiringi perjuangan mereka, akhirnya  Pulip dan Bong Goo dapat diterima di Universitas Chun Ha. Sedangkan Hyun Jung meneruskan hobinya dengan masuk kursus melukis sembari belajar lagi agar masuk perguruan tinggi di tahun depan. Chan Do yang ternyata memang tidak mendaftar ke Chun Ha ingin meneruskan bakat menarinya walaupun pada awalnya mendapat tentangan keras dari ayahnya. Dan Baek Hyun yang sebenarnya juga diterima di Universitas Chun Ha, memilih universitas favorit lainnya untuk mewujudkan cita-citanya sebagai dokter, karena tidak ada jurusan kedokteran di Chun Ha. Walaupun hanya bisa mengantarkan dua siswa saja, mereka dapat menaikkan elektabilitas sekolah dan membuat Jang Mari mengurungkan niatnya untuk menutup sekolah dan membuat kelas-kelas khusus lagi di tahun berikutnya.

Dengan banyak pelajaran yang dapat kita ambil serta dikemas dengan sedikit humor, drama ini sangat baik ditonton khususnya bagi para pelajar. Setelah menonton God of Study kita jadi termotivasi dalam belajar. Karena banyak suguhan trik belajar yang asyik dan efektif. Bahkan diakhir beberapa episode awal kita diberi tips khusus belajar matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Nasional, dan Sains.  Selain semangat belajar, drama yang dibintangi Seung Ho ini juga menampilkan karakter- karakter tokoh yang tidak menyerah dengan keadaan dan akan bangkit lagi jika gagal. Karena mereka tidak sendiri, mereka punya keluarga, guru, dan sahabat yang selalu mendukung mereka.

Harmony



Film musikal yang satu ini menceritakan kehidupan para penghuni jeruji besi dan perjuangan mereka dalam memenangkan kontes paduan suara. Bisa dibayangkan sulitnya berlatih disela-sela tugas sebagai narapidana. Di lain sisi mereka juga harus menerima perlakuan masyarakat yang melihat mereka sebelah mata.

Dikisahkan pula cerita Nyonya Hong, seorang ibu yang terpaksa melahirkan anaknya dirumah sakit tahanan. Dia harus kehilangan haknya sebagai seorang ibu, ketika Nyonya Hong harus merelakan Min Woo, anaknya, diserahkan ke panti asuhan. Tahanan yang dipenjara karena membunuh suaminya yang sering melakukan KDRT ini hanya ingin Min Woo hidup layaknya bayi-bayi lain yang dapat menghirup udara bebas. Walaupun konsekuensinya, dia tidak akan dipanggil “omma” oleh Min Woo.

Berbeda dengan Nyonya Hong, Moon-ok yang sudah dianggap ibu oleh Hong dan teman-temannya satu sel, justru tidak diterima lagi oleh anaknya sendiri. Tahanan yang divonis hukuman mati ini sengaja membunuh suaminya karena tidak tahan melihat suaminya yang terang- terangan berselingkuh di depan anaknya. Film ini semakin menguras air mata penonton saat diakhir cerita tibalah waktu eksekusi Moon-ok.

Sedangkan Jyong He, vocalis sopran paduan suara mereka ini awalnya masih trauma setelah membunuh laki-laki yang hendak menodainya. Anak baru ini masih belum terbiasa hidup di dalam penjara dengan identitas barunya sebagai seorang pembunuh. Ia terus memberontak sampai akhirnya senyumnya muncul lagi setelah ia bergabung dengan tim paduan suara. Walaupun semua anggota tidak punya suara sebagus Jyong He, tapi karena tekad yang kuat dan latihan keras, keluarlah harmony yang indah dari suara-suara narapidana itu. Akhirnya merekapun memenangkan kontes tersebut.

Satu hal yang sangat menyentuh adalah tidak semua narapidana berhati jahat, bahkan mereka punya hati yang lebih tulus dibanding orang-orang yang mencemooh mereka. Dan tidak selamanya kesalahan yang mereka perbuat murni dari nafsu jahat mereka, pasti ada faktor yang mendorong mereka berbuat demikian. Dengan mempertimbangkan semua resiko yang ada, mereka mencoba jalan pintas yang salah, demi harapan mendapat kehidupan yang lebih nyaman. Merekapun telah menerima balasannya, jadi buat apa kita ikut menjudge mereka terlebih sampai mendiskriminasi.  Bukankah mereka juga manusia seperti kita? Yang punya cinta dan mimpi?

SHINee-1000年、ずっとそばにいて・・・.



SHINee di awal tahun 2013 meluncurkan single jepang mereka berjudul 年、ずっとそばにいて・・・. Di MV-nya, kelima personil SHINee berperan sebagai malaikat penjemput arwah orang-orang yang sudah mati. Layaknya petugas halte yang mengatur keberangkatan bus dan para penumpangnya, lima pria kece ini memakai kostum hitam ala-ala pangeran Eropa, lengkap dengan pengukur waktu dan sebuah buku yang berisi daftar calon penumpang bus mereka.

Namun ada satu arwah yang belum datang. Mungkin banyak penonton mengira arwah yang dimaksud adalah seorang anak dari keluarga sederhana yang terbaring dirumah sakit dan tampak begitu sedih. Tapi ternyata ia bersedih karena ayahnyalah yang sebenarnya sudah meninggal. Dan demi mengemembalikan senyum anaknyalah, arwah sang ayah belum datang  ke halte pemberangkatan terakhir tersebut. Lalu arwah ayah itu menemukan sebuah kotak, dan setelah ia membukanya keluarlah balon berwarna-warni. Balon-balon tersebut berterbangan sampai di jendela kamar rumah sakit si anak. Melihatnya sang anak pun akhirnya bisa tersenyum. 

Setelah puas anaknya tersenyum, lelaki yang meninggal karena kebakaran itu pun datang sendiri ke halte tanpa perlu dijemput lagi, kemudian dia dan penumpang lain masuk ke bus jurusan langit itu. Dan dengan kekuatan magicnya taemin, onew, jong hyun, key dan minho pun berhasil memberangkat mereka.
Walaupun terkesan fantasi, namun MV ini sangat menyentuh. Karena menceritakan betapa seorang ayah mencintai anaknya. Walaupun mereka sudah berbeda di dunia yang berbeda, sang ayah masih ingin membahagiakan anaknya. Jadi cintailah keluarga kita, dan jangan pernah membuat mereka kecewa.

Followers

Clock

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.